Monday, July 28, 2008

Resep Masak Udang Kecap

Beberapa hari yang lalu suamiku panen udang dan pulang bawa udang segar, biasanya hanya dimasak pake tepung, udang goreng tepung, waktu itu lain dari biasanya, udang dimasak bumbu kecap.
Dan ternyata dengan sambal dan udang kecap, anak dan suamiku lahap memangsanya.

Makanya resep ini ku copy disini. sebenarnya resep ini biasa, ada di internet juga.

Masak Udang bumbu kecap, mempunyai rasa yang khas, sedap dengan rasa manisnya udang segar, dimasak dengan bumbu kecap rasa khasnya sangat spesial.

Bahan:
Udang ukuran besar 1/2 kg bersihkan, belah punggungnya.
Bawang merah 3 bh iris halus
Bawang putih 3 bh iris halus
Jahe 1 cm iris halus
Bawang bombay 1/2 bh iris-iris
Kecap manis 2 sdm
Mentega 2 sdm
air 200cc
gula, garam, merica.
Daun bawang 1 batang potong1/2 cm
Daun ketumbar 1 tangkai potong 1/2 cm
Cara memasak:
Udang di goreng dahulu dengan minyak banyak, sisihkan.
Lumerkan mentega pada wajan tumis bawang merah, bawang putih, jahe sampai harum, masukkan bawang bombay aduk sampai layu masukkan udang, air serta garam, gula, merica, kecap, aduk rata masak sampai kuah menyerap. Sajikan dengan taburan daun bawang dan daun ketumbar.
Hmmm...

Monday, July 21, 2008

Your Health

"Children who grow up getting their nutrition from plant foods rather than meats have a tremendous health advantage. They are less likely to develop weight problems, diabetes, high blood pressure, and some forms of cancer."
Benjamin Spock, M.D., Dr. Spock's Baby and Child Care

Tak Rajin Beribadah, Waspadai Jantung Koroner

SOLO - Ada temuan menarik dari Prof Dr Mochammad Fathoni dr SpJP (K) FIHA. Guru Besar Ilmu Penyakit Jantung dan Kardiovaskular Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu menilai ada korelasi yang signifikan antara ketaatan beribadah terhadap penyakit jantung koroner.

Menurut Fathoni, orang yang rajin beribadah sangat penting untuk mengurangi stress sehingga berpengaruh baik pada proses terjadinya penyakit mematikan tersebut.

Dalam pidato pengukuhan sebagai guru besar di Kampus UNS, Jalan Ir Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Sabtu 10 November 2007, Moch Fathoni menjelaskan, dirinya meneliti pengaruh ibadah dalam hubungannya dengan stress pada beberapa senyawa kimiawi yang memengaruhi "patogenis atherosklerosis" serta "prognosis Infark Miokard Akut (IMA). Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan studi kohort prospekyif.

"Sebagai inklusi, saya telah mengamati penderita IMA baik laki-laki maupun wanita berumur 35-70 tahun di RSUD Dr Moewardi Solo," jelasnya.

Pengamatan dilakukan saat masuk RS sampai dua bulan setelah terkena penyakit jantung koroner terutama IMA. Diagnosis ditetapkan dengan "anamnesis" terdapatnya sakit/nyeri dada yang spesifik lebih dari 20 menit.

Pemeriksaan "elektrokardiografi" (EKG) sesuai "minesota code" serta pemeriksaan enzom spesifik : MV-CPK, mioglobin serta cTn-1.

Sebagai evaluasi nilai ibadah, diberikan skor untuk masing-masing ibadah seperti salat wajib, puasa Ramadan, dan zakat. Jika dilakukan dengan baik mempunyai skor satu. Bila tidak dilakukan nilainya lima. Untuk ibadah haji, bagi orang mampu yang telah melakukan nilainya satu, sedangkan yang belum nilainya lima. Untuk orang yang tidak mampu tapi sudah melakukan nilainya satu dan yang belum nilainya dua.

Untuk ibadah sunah seperti salat rowatib, salat dhuha, salat tahajut, puasa tiga hari, puasa dawud, baca Al Quran, dan i'tikaf di bulan Ramadan yang melakukan diberi nilai satu dan yang tidak nilainya dua.

"Dari hasil penelitian tersebut, terdapat korelasi signifikan antara nilai ibadah dengan senyawa kimiawi yang berperan pada patogenis penyakit jantung koroner nilai kadar Hs-CRP sedang," jelasnya.

Dia menjelaskan, berbicara mengenai penyakit jantung koroner, bagi yang beriman dapat mengetahui kedekatan dengan Allah SWT sehingga dapat menjadi benteng dalam menghadapi stress psikis.

Dia menambahkan, dari hasil penelitian itu, fakta ilmiah berdasarkan penelitian tersebut, orang yang kurang menjalankan ibadah dengan baik lebih mudah terserang penyakit jantung koroner/IMA.

Selain itu, ujarnya, orang yang telah terserang IMA dan diketahui ibadahnya kurang lebih sering mempunyai prognosis (prediksi perjalanan penyakit) yang lebih jelek.

Mereka lebih banyak mengalami komplikasi yang berat atau berakhir kematian.

(Sumarno / Sindo / mbs)

Wednesday, July 2, 2008

Mengubah cara belanja pulsa

Berapa anggaran yang harus Anda keluarkan setiap bulan untuk kebutuhan mengisi pulsa HP Anda? Tentunya tiap orang tidak sama, tapi rata-rata Rp70.000 – Rp100.000 per bulan. Saat ini, pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap pengguna HP dan merupakan sumber pengeluaran rutin tiap bulannya.

Jika mau sedikit lebih jeli dalam menangkap sebuah peluang, Anda bisa menjadikan HP bukan lagi sebagai Beban Pengeluaran, tetapi sebagai Sumber Penghasilan. Bagaimana caranya?
Disini Saya Akan INFORMASIKAN Kepada Anda Bagaimana Mengubah HP Anda Menjadi Mesin Penghasil Uang! Model bisnis yang menggunakan sistem member get member, untuk membangun jaringan pemakai. Viral Marketing adalah sistem pemasaran yang telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia, seperti Amazone.com, dll.

Dan Anda atau siapapun yang mau berusaha memiliki kesempatan untuk memanfaatkan peluang di bisnis ini bagi peningkatan finansialnya!! Info lengkap bisa lihat disini.
Kita hanya MENGUBAH CARA BELANJA pulsa saja melalui DYNASIS dengan Harga Standar, kemudian mereferensikan (mengajak) teman-teman dan keluarga untuk beli pulsa dengan cara yang sama. Tanpa harus berjualan, Nah kita akan mendapatkan komisi dari setiap Transaksi pengisian pulsa yang dilakukan oleh jaringan kita setiap bulan, selamanya.

Pendaftaran Gratis, cara daftar klik disini, Info lainnya tentang bisnis ini bisa lihat juga di blog teman.

Semoga bermanfaat.


Tuesday, July 1, 2008

Sibuknya mempersiapkan pendaftaran sekolah

Sebenarnya masalah pendaftaran sekolah tidaklah terlalu sulit jika yang dipilih bukan sekolah yang menjadi pilihan banyak orang. Biasanya kalau sekolah kualitasnya memang bagus tentu jadi rebutan para orang tua, siapa yang gak mau anaknya belajar di sekolah favorit. Karena sekolah tersebut biasanya difavoritkan karena memang mutu pendidikan yang bagus, pengelolaan bagus dan hasil pendidikannya nyata dengan ditandai banyaknya prestasi murid serta kelulusan dan keberhasilan murid saat ujian nasional dan kenaikan kelas.

Karena hal tersebut di atas, untuk mengambil formulir pendaftaran saja harus rela datang pagi-pagian, bayangkan... pengambilan formulir dimulai jam 07.00, tapi orang tua murid sudah mulai berdatangan dan antri sejak pukul 05.00 Pagi! Walah... sampai segitunya tetap aja kita jalani demi anak-anak, soalnya kalau tidak pasti kehabisan tempat.

wah...wah... ternyata di indonesia masih sulit ya untuk dapat pendidikan yang berkualitas.